Mama Mia 2, Here We Go Again.

Seperti film-film produksi Universal lainnya, saat mengantongi box office, lantas dibuat sequelnya. Begitu juga Mama Mia, film ini hits ditahun 2008, mampu meraup $ 466 juta di box office dan penjualan DVDnya tercatat sebagai salah satu terlaris yang pernah ada.

Harus menunggu 10 tahun sebelum akhirnya film Mama Mia 2 hadir mulai hari ini dilayar bioskop. Kehadirannya menggembirakan bagi para penonton film dahulu yang ingin kembali merasakan sensasi yang sama, menonton film sambil nyanyi-nyanyi.

Masih dibintangi para pemain sebelumnya, Meryl Streep, Christine Baranski, Pierce Brosnan, Julie Walters, Dominic Cooper, Amanda Seyfried dan Stellan Skarsgård yang kini kembali ke pulau Kalokairi, plus superstar Cher, sebagai Ruby, ibu Donna atau nenek dari Sophie.

Para pemain lama yang sengaja dipertahankan ini sesuai untuk membangun kembali kemeriahan Mama Mia Here We Go Again. Karakater muda dari mereka juga disambut dengan sukacita. Jeremy Irvine (Sam) dan Josh Dylan (Bill) dengan torso yang menggoda kaum hawa pastinya, sementara Alexa Davies dan Jessica Keenan Wynn yang sesuai lucu sebagai Rosie muda dan Tanya.

Seperti pendahulunya, MM2 mengadopsi tanpa malu-malu sejumlah humor slapstick dan overacting. Tetapi dalam beberapa hal, tidak masalah Mamma Mia!. Itu selalu pesonanya dan jangan berharap memenangkan Oscar. Karena bagi mereka yang mengharapkan lebih, justru akan kecewa. Plotnya sederhana, familiar dan cukup ringan untuk menggantung lagu-lagu ABBA. Tapi di situlah kami menemukan masalah pertama kami. Lagu-lagu itu sama bagusnya dengan di film pertama, mereka telah menggunakan semua hist yang terbaik dari ABBA.

Dibuka dengan salah satu nomor besar yang sedikit diketahui ‘When I Kissed the Teacher’, membuka cerita film ini. Dengan gaya maju mundur, film Mama Mia 2 tetap enak ditonton meski belum menonton film yang pertama. Jalinan ceritanya mudah dan ringan untuk dinikmati.

Mungkin tidak terduga, plotnya agak gelap kali ini. Sky (Cooper), yang berencana untuk menerima pekerjaan di New York, ada badai yang menulis malapetaka di pulau itu dan menghancurkan semua kerja keras Sophie.

Tetapi tahap selanjutnya membawa perubahan tiba-tiba dalam nada ke dunia yang kita harapkan akhirnya tiba. Dan itu semua tentang kedatangan diva yang agung itu sayang. Sebagai partai Sophie akan berlangsung, helikopter menyapu Menuju pulau dan deposit Ruby Sheridan, ibu Vegas gadis panggung Donna, menampar bang di tengah-tengah aksi.

Ini adalah saat kamp murni menyenangkan as-a Cher menyilaukan, bermandikan apa Muncul untuk menjadi cahaya kerut-bashing ajaib (dan dosis CGI tersangka kami), berjalan-jalan keluar dari bayang-bayang dan Hasil meludahkan sejumlah Mengecewakan terbatas lancang satu baris sebelum meluncurkan ke rendisi ‘Fernando’ yang lezat.

Dalam adegan-adegan selanjutnya, hingga diakhir film ini menemukan dirinya kembali seperti Mamma Mia! lagi. Mamma Mia 2 pada dasarnya melakukan apa yang harus dilakukan. Dengan lagu-lagu itu, di zaman sekarang ini, adalah sebuah keajaiban. Joss Gandoos. (Lukman Hqeem)