Membangun Kesadaran Kesehatan Alat Reproduksi Kaum Millenial

26 September, diperingati sebagai hari Kontrasepsi Sedunia. Berkenaan dengan peringatan ini, DKT Indonesia menggelar diskusi sederhana mengenai pentingnya membangun kesadaran kesehatan alat reproduksi bagi generasi millennial.

Sebagai produsen alat kontrasepsi Kondom, DKT Indonesia menyelenggarakan diskusi dengan mengambil tema “Terencana Sejak Muda”. DKT Indonesia ingin membangun kesadaran untuk mencegah kehamilan usia dini pada pasangan muda yang menikah d bawah umur 24 tahun. Kegiatan yang berlangsung di Jakarta, pada Selasa (25/09) ini berpijak pada hasil Survey Demografi Kesehatan Indonesia tahun 2017 yang menunjukkan adanya penurunan penggunan kontrasepsi.

Aditya A.Putra, Strategic Planning Manager DKT Indonesia menjelaskan lebih jauh bahwa Millenials sebagai generasi yang digital minded, memiliki pandangan yang lebih terbuka dan menyukai informasi yang kekinian serta menarik. Untuk menyasar generasi ini, kami giat melakukan berbagai aktivitas digital yang dikemas secara menarik dan meaningful, ujar Aditya.

Ada dua platform edukasi digital yaitu tundakehamilan.com sebagai dumber bagi millennial moms untuk mencari informasi tentang kontrasepsi secara akurat dan terpercaya, dan juga moth3rs.com sebagai platform untuk mengedukasi pentingnya perencanaan secara general, mulai dari perencanaan finansial, pendidikan , dan lain sebagainya. Hingga saat ini, melalui fua platform tersebut kami telah menjangkau lebih dari 24 juta wanita Indonesia dalam hal edukasi keluarga berencana.

Ditemui dalam acara Hari Kontrasepsi Sedunia #TerencanaSejakMuda, drg.Widwiono, M.Kes selaku Plt.Direktur Kesehatan Reproduksi BKKBN mengungkapkan “Salah satu kendala utama edukasi kontrasepsi bagi pasangan Muda adalah masih adanya mitos yang rancu.Pemerintah melalui BKKBN bersama mitra seperti DKT Indonesia, terus berupaya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga dengan metode kontrasepsi modern yang hasilnya tentu lebih efektif dan efisien.Selain itu, kami berharap agar pasangan yang akan menikah nantinya lebih aktif mencari tahu mengenai informasi yang akurat seputar kontrasepsi pada sumber yang terpercaya.Sehingga tidak mudah termakan mitos tentang kontrasepsi.”

Ditemui dalam kegiatan yang sama, dr.Uf Bagazi, SpOG dari RS.Brawijaya Antasari menjelaskan sejumlah manfaat kesehatan reproduksi bagi pasangan muda ketika menggunakan kontrsepsi. Selain untuk menunda dan menjarakkan kehamilan, juga untuk meminimalisr resiko penyakit organ reproduksi. Seperti penyakit kanker payudara, kanker sercpviks dan lain sebagainya. Penggunaan alat kontrasepsi juga bisa mencegah terjadinya gangguan fisik dan psikologi akibat kehamilan yang tidak direrencanakan. Ketiga bisa memiliki persiapan yang matang terkait dengan perencanaan kehamilan, serta dapat meningkatkan kualitas diri dan mewujudkan mimpinya.

Sejak 2017, DKT Indonesia telah melakukan edukasi kesehatan alat reproduksi pada remaja, disejumlah sekolah dan universitas, menjangkau lebih dari 22.000 pelajar dari 125 SMA dan 11 Universitas.  (Edwin yuna)