Loving Pablo; Resiko Mencintai Gembong Narkoba

Loving Pablo merupakan film biopic besutan Fernando León de Aranoa. Skenarionya diangkat dari kisah perjalanan cinta Virginia Vallejo, jurnalis dan pembaca acara TV yang pernah menjalin hubungan dengan Pablo Escobar.

Dirilis pada 2017, Loving Pablo diputar secara Out of Competition di Festival Film Internasional Venice ke-74 dan menjadi bagian Presentasi Khusus di Festival Film Internasional Toronto 2017. Dengan beragam kritik, baik yang pedas maupun yang menyanjung, film ini telah maraup pendapatan $10,2 juta.

Pablo Escobar mungkin adalah penjahat paling terkenal dalam sejarah terakhir, dan juga orang terkaya. Dia adalah seorang petani, seorang politikus pemula, miliarder, seorang teroris, dan musuh nomor satu Amerika Serikat. Selama masa pemerintahannya sebagai kepala kartel Medellín, dari tahun 1978 hingga 1993, ia mengumpulkan kekayaan yang diperkirakan mencapai 25 miliar dolar hari ini. Tak heran dia masuk menjadi salah satu orang didunia terkaya saat itu.

Virginia Vallejo, bertemu dengan Pablo Escobar pada pertengahan tahun 1982, dan mereka adalah sepasang kekasih dari tahun 1983 hingga 1987. Memoir larisnya, Loving Pablo, Hating Escobar diterjemahkan ke dalam 15 bahasa – selain bahasa Inggris dan Spanyol – adalah satu-satunya biografi kepala kartel Medellín yang benar-benar intim. , satu-satunya buku yang menjelaskan bagaimana ia menjadi sangat luar biasa hanya dalam beberapa tahun, dan satu-satunya kisah cinta tentang penjahat legendaris.

Virginia Vallejo juga satu-satunya biografer teroris narkoba yang telah mengalami pembalasan brutal dari pemerintah Kolombia, empat keluarga presiden dalam daftar gaji kartel pendiri, tentara, pasukan paramiliter, dan miliarder yang terlibat dalam pencucian uang besar-besaran.

Ketika Random House Mondadori meluncurkan buku memoar ini dalam bahasa Spanyol pada Oktober 2007, menyebabkan kegilaan media. Sejumlah komentar oleh beberapa kepala negara, FARC, organisasi hak asasi manusia, dan media internasional seperti The New York Times, Time, dan Newsweek turut meramaikan.

Mencintai Pablo, Membenci Escobar juga merupakan dokumen historis tentang korupsi dinasti politik Kolombia, seperti keluarga Santos dan López, yang mengontrol media terkemuka dan menjadi semakin kaya dan berkuasa dengan kontrol mereka terhadap media, dan hubungan mereka dengan narkoba kartel.

Setelah Virginia mengakhiri hubungannya dengan Escobar pada 1987, dia mulai bekerja sama dengan agen-agen anti-narkoba Eropa. Pada tanggal 18 Juli 2006, sebuah pesawat khusus DEA membawanya keluar dari Kolombia untuk menyelamatkan hidupnya dan bersaksi dalam kasus kriminal profil tinggi: persidangan terhadap bos Cali Cartel, pembunuhan Senator Luis Carlos Galán pada tahun 1989, dan pengepungan dari Palace of Justice pada tahun 1985.

Pada tahun 2009, ia selamat dari usaha serangan brutal dari pemerintah Presiden Álvaro Uribe dan menteri pertahanannya, Juan Manuel Santos. Dia sekarang seorang pengusngi politik di Amerika Serikat, dan tidak akan pernah kembali ke Kolombia. Joss Gandoos. (Lukman Hqeem)