Skyscraper Jatuh di Box Office, Disalip Hotel Hotel Transylvania 3

Film Skyscraper, yang dibintangi Dwayne Johnson sebagai mantan agen FBI yang mencoba menyelamatkan keluarganya dari menara yang terbakar, diperkirakan hanya meraih pendapatan di box office akhir pekan ini sekitar $ 25,5 juta di AS dan Kanada.

Raihan ini, nomor 3 di box office domestik di belakang film animasi “Hotel Transylvania 3,” yang meraih pendapatan $ 44,1 juta, dan posisi puncak masih “Ant-Man dan Wasp,” yang pada akhir pekan kedua di bioskop meraup $ 28,8 juta.

“Skyscraper” memiliki masa pembukaan yang lembut untuk film aksi berharga sekitar $ 125 juta. Film ini mencatat pendapatan awal terendah kedua dalam dekade ini untuk film “peristiwa” yang dibintangi Johnson, di belakang kegagalannya tahun lalu lewat film “Baywatch,” yang memulai debutnya pada $ 18,5 juta.

Pendapatan film ini lebih rendah dibandingkan dengan Rampage dan San Andreas, yang sama-sama membidik Amerika Latin sebagai pasar utama film keluarga menggunakan kekuatan Brasil dan Argentina. Pendapatan Skyscrapers di Indonesia sebesar $2,14 juta dari 250 bioskop. Melampaui pendapatan San Andreas, tetapi di bawah Rampage.

Di era ketika film-film waralaba sering lebih cemerlang dari bintang, Johnson dianggap sebagai salah satu dari sedikit aktor Hollywood yang tersisa di seluruh dunia. Namun, dengan pendapatan awal secara internasional dari film “Skyscraper”  ternyata tidak besar juga. Hanya meraup $ 40,4 juta di 57 pasar, yang juga diputar di beberapa negara utama, termasuk Meksiko, Korea Selatan, dan Inggris.

Johnson adalah salah satu yang paling menarik di box office internasional, tetapi ada sentimen di dalam negeri – yang dalam hal ini juga diterjemahkan ke luar negeri – bahwa, di antara isu-isu lainnya, premis Skyscraper’s Die Hard redux tidak tidak cukup untuk menyenangkan penonton bioskop (mengingat dalam setahun sudah banyak film yang dibintangi The Rock), dan ada banyak kompetisi film keluarga.

Untuk mempromosikan film ini, dilakukan gala dinner global di Hong Kong pada 5-7 Juli lalu. Dalam kesempatan dilakukan wawancara di darat, laut dan langit dengan Johnson, Neve Campbell, McKenna Roberts, Noah Taylor dan sutradara Rawson Marshall Thurber.  Joss Gandoos (Lukman Hqeem)